Sebelum Menanam Dana, BRI Malang Kawi Dorong Masyarakat Kenali Risiko Investasi

2 menit membaca View : 11
Redaksi
Ekonomi - 31 Agu 2026

MALANG – Memilih investasi bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga memahami risiko yang mungkin muncul. Karena itu, masyarakat perlu memastikan informasi mengenai produk dan pihak yang menawarkan sebelum memutuskan menempatkan dana.

 

Pesan tersebut disampaikan BRI Branch Office Malang Kawi sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat lebih berhati-hati terhadap berbagai penawaran investasi, khususnya yang menjanjikan imbal hasil tinggi.

 

Branch Office Head BRI Malang Kawi Meirino Dwi Handoyo mengatakan, pemahaman yang baik dapat membantu masyarakat membuat keputusan investasi berdasarkan kebutuhan dan kemampuan menghadapi risiko.

 

“Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ujar Meirino.

 

Ia menilai, salah satu tanda yang perlu dicermati adalah adanya tawaran keuntungan tinggi dalam waktu relatif singkat tanpa penjelasan yang masuk akal dan transparan. Masyarakat tidak perlu terburu-buru mengikuti penawaran hanya karena khawatir kehilangan kesempatan.

 

Sebelum melakukan transaksi, calon investor dapat memeriksa informasi produk dan memastikan identitas pihak yang menawarkan. Legalitas perusahaan serta lembaga yang berwenang mengawasi produk juga perlu diketahui.

 

Kehadiran identitas perusahaan tertentu dalam sebuah materi promosi juga perlu diverifikasi. Oknum dapat menggunakan nama, logo, atau atribut institusi untuk membuat penawaran terlihat meyakinkan, meskipun tidak memiliki hubungan resmi dengan institusi tersebut.

 

“BRI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” pungkas Meirino.

 

Selain melakukan verifikasi, masyarakat perlu menjaga kerahasiaan data pribadi dan informasi perbankan. Apabila menerima penawaran yang mencurigakan, masyarakat sebaiknya tidak langsung mengirimkan uang sebelum seluruh informasi dipastikan kebenarannya.

 

Jika masyarakat menemukan dugaan penipuan atau penggunaan nama dan identitas BRI tanpa izin, bukti komunikasi maupun transaksi sebaiknya tidak dihapus. Bukti tersebut dapat menjadi bahan ketika laporan disampaikan kepada BRI dan pihak berwenang.

 

BRI menyediakan sejumlah kanal resmi untuk memperoleh informasi mengenai produk dan layanan perusahaan. Masyarakat dapat mengakses bri.co.id serta akun resmi BRI di Instagram @bankbri_id, X @BANKBRI_ID, @kontakBRI dan @promo_BRI, TikTok @bankbri_id, Facebook dan YouTube BANK BRI.

 

Informasi juga dapat diperoleh melalui Contact BRI 1500017 atau Asisten Virtual BRI Sabrina melalui WhatsApp di 0812-1214-017. Dengan melakukan verifikasi dan memahami risiko sejak awal, masyarakat diharapkan dapat menghindari keputusan investasi yang berpotensi merugikan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *